Oleh :
Mukh. Angga Gumilang*
Menurut Surat Keputusan Rektor UM No. 13/KEP/UN.32/KM/2012
tentang Pedoman Organisasi Kemahasiswaan di Universitas Negeri Malang. HME atau
Himpunan Mahasiswa Elektro merupakan lembaga eksekutif mahasiswa di tingkat
jurusan dan dibawah naungan dari Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Hal
ini tentu menyatakan kejelasan posisi dari organisasi kemahasiswaan yang ada di
lingkungan kampus. Namun, terdapat beberapa masalah mengenai keputusan rektor
tersebut, beberapa organisasi seperti Workshop Elektro yang merupakan
ex-Lembaga Semi Otonom (LSO) dan Tim Robotik yang merupakan Unit Kegiatan
Mahasiswa (UKM) yang dibina di tingkat jurusan menjadi “terpaksa dilebur”
dibawah struktur organisasi dari HMJ di Teknik Elektro.
Sehingga, dalam proses penggabungan 3 organisasi berbeda ini tidak semudah membalikan telapak tangan. Kenapa? Ketiga organisasi tersebut memiliki struktur organisasi, ranah kerja, dan budaya organisasi yang berbeda pula. Dalam sejarah pada tahun 2010 Teknik Elektro UM merupakan “tahun kelam” dimana ketiga organisasi tersebut masih mempertahankan idealisme masing-masing. Sehingga dalam setiap kegiatan yang diadakan oleh masing-masing selalu ada konflik baik secara horizontal (antar organisasi) maupun vertikal (pihak dosen dan pejabat fakultas).
Tentunya hal ini sangat merugikan, karena keberlangsungan suatu organisasi akan terganggu dengan adanya banyak konflik dan minimnya rasa persaudaraan yang sebenarnya masih dibilang 1 keluarga mahasiswa Teknik Elektro. Untuk itu perlu digagas sebuah jargon yang dapat membawa perubahan dan mengakhiri konflik tersebut. Seperti layaknya sebuah organisasi pasti memiliki jargon yang memberi “nyawa” di setiap kepengurusan. Pada tahun 2014 maka dibuatlah satu Visi “Elektro : Unity!” yang berarti bersatu. Jargon ini berawal dari sebuah pepatah “Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh” dan bercermin dari rekan kita mahasiswa Jurusan Teknik Mesin dengan jargon mereka “Mesin : Solid”. So, jikalau mereka bisa kuat dengan solidaritas mereka. Maka kita mahasiswa elektro harus lebih kuat dengan persatuan yang kita bangun!
Keluarga Besar HME 2014 dalam
Lokakarya “Selangkah Untuk Bersatu”
Visi Elektro-Unity ini sangat dibilang revolusioner, dimana
diikuti dengan banyak langkah-langkah kongkrit dimulai dengan dialog dengan
para pengurus demisioner antar ketiga organisasi mengenai “re-strukturisasi
organisasi” , bersepakat menjalankan kegiatan yang informal yang berguna
memupuk rasa kekeluargaan untuk tiap kepengurusan, maupun transparansi status
dan pembagian pendanaan pada satu tahun kepengurusan yang akhirnya mengakhiri
“perang dingin” yang berlangsung.
Wajah
Seluruh Pengurus HME 2014
Langkah ini berhasil dengan indikator beberapa kegiatan
yaitu : Lokakarya, Diklat, Upgrading, Java-Bali
IT Competition, Line Tracer Design and Contest pada tahun 2014 yang dapat
terlaksana dengan baik dan baru pertama kali diselenggarakan oleh seluruh
elemen organisasi. Bahkan prestasi yang memuaskan dapat dilihat dari
penyelenggaraan Kontes Robot Indonesia regional IV di Universitas Negeri Malang
pada bulan Mei. Terlihat ketiga warna organisasi yang berbeda tersebut dapat
bersatu saling bahu-membahu baik di sisi event-organizer,
tim teknis pertandingan, maupun tim yang akan bertanding menuju 1 tujuan
demi suksesnya event yang bergengsi antar kampus tersebut dan mengharumkan nama
almamater kita tercinta, Universitas Negeri Malang.
Wajah panitia JB-ITC 2014 yang terdiri dari
berbagai elemen Organisasi
Tentunya kita semua berharap, jargon ini tidak hanya
berhenti pada tahun kepengurusan 2014, karena mutlak kita semua adalah masih 1
keluarga, serta mempunyai tujuan yang sama untuk memajukan jurusan teknik
elektro jadi kenapa sulit untuk kita berada dalam 1 organisasi dan jargon yang
sama?.
Untuk
kepengurusan HME selanjutnya, diharapkan ada follow-up untuk melestarikan jargon tersebut dengan :
- Menyempurnakan bentuk bidang dalam struktur organisasi yang sesuai dengan 5 pilar kemahasiswaan UM yaitu : Keorganisasian dan kepemimpinan, Penalaran dan Keilmuan, Bakat dan Minat, Pengabdian kepada Masyarakat, Kesejahteraan. Dimana setiap divisi dari 3 organisasi dapat dinaungi oleh 5 bidang tersebut di dalam HME.
- Menggagas jargon “Elektro-Unity” tidak hanya di intern tapi melainkan ekstern organisasi melalui Forum Komunikasi Himpunan Mahasiswa Elektro Indonesia (FKHMEi) agar setiap HME yang lain dapat mempunyai Visi, Warna, dan Semangat yang sama demi persatuan organisasi yang sejenis.
- Terdapat lomba desain logo “Elektro-Unity” yang diikuti oleh mahasiswa elektro yang berguna mengasah kreativitas dan hasilnya akan menjadi logo tambahan di setiap pakaian dinas lapangan yang dikenakan mahasiswa seperti Katelpak, Baju Kerja, maupun Jaket Tim Robot sebagai bukti bahwa kita “bersatu”.
- Melestarikan kegiatan informal yang berfungsi memumpuk persatuan dan persaudaraan antar intern organiasasi seperti Tahlilan, Rekreasi, dan Rujakan bareng.
HME - Bidang Infokom
So, apa gunanya kita bercerai, lebih baik kita bersatu
saling menutupi kekurangan satu sama lain. “Together
We Can Accomplish Our Mission”. Let’s say “Elektro….. Unity! Elektro…
Unity! Elektro… Unity! ”. 1 Tujuan, 1 Keluarga, dan 1 Organisasi untuk Elektro
UM.
*Penulis adalah mahasiswa program studi S1 Pendidikan Teknik
Informatika 2012 Seorang mahasiswa
biasa yang diamanahi menjadi Ketua Himpunan Mahasiswa Elektro pada tahun 2014






