“Elektro-Unity” Menjadi Jargon Kepengurusan Himpunan Mahasiswa Elektro FT UM Sepanjang Masa

Let’s say “Elektro….. Unity! Elektro… Unity! Elektro… Unity! ” 1 Tujuan, 1 Keluarga, dan 1 Organisasi untuk Elektro UM.

Lokakarya HME FT UM 2014

Alhamdulillah Lokakarya ini telah berhasil diselenggarakan. Semoga proker-proker yang telah disampaikan dalam Lokakarya ini dapat terselenggara dan menjadikan Elektro lebih jaya dan sukses. Aaamiin …

Bakti Sosial HME FT UM Pasca Erupsi Gunung Kelud

Semoga apa yang telah teman – teman Elektro berikan meskipun tidak banyak dapat bermanfaat bagi mereka yang berada di SDN Pandansari 02 Dusun Sambirejo Kecamatan Ngantang.

Let Me Introduce Myself

Ini postingan pertama aku di blog. Aku pengen buat blog soalnya biar bisa berbagi semua artikel dan coretan-coretan aku di dunia maya

Pages

Senin, 03 November 2014

Contoh Penggunaan Operator Pada Pemrograman Java

Macam - Macam Operator
Operator aritmatik terdiri dari: + - * / %
Operator bitwise terdiri dari:
  • ~ : Bitwise unary NOT
  • & : Bitwise unary AND
  • | ; Bitwise unary OR
  • ^ : Bitwise unary XOR
  • >> : Geser kanan
  • >>> : Geser kanan dengan pengganjalan nol
  • << : Geser kiri
  • &= : Penugasan bitwise AND
  • |= : Penugasan bitwise OR
  • ^= : Penugasan bitwise XOR
  • >>= : Penugasan geser kanan
  • >>> : Penugasan geser kanan dengan pengganjal nol
  • <<= : Penugasan geser kiri
Operator relasional terdiri dari: ==, !=, <, >, <=, >=.
Operator logika bolean terdiri dari: &, |, ^, | |, &&, !, &=, |=, ^=, ==, !=, ?

Contoh Dasar Pemrograman Java
Penggunaan operator aritmatik

Contoh Dasar Pemrograman Java Menggunakan Operator Aritmatik

Operator bitwise

Contoh Dasar Pemrograman Java Menggunakan Operator Bitwise

Operator boolean.

Contoh Dasar Pemrograman Java Menggunakan OperatorBoolean

Selasa, 30 September 2014

90 Lebih Programmer Muda dari SMA/K se Jawa- Bali Berantusias Adu Kemampuan IT

Ajang kompetisi IT se Jawa-Bali atau JB-ITC (Jawa Bali IT Competition) yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Teknik Elektro, Universitas Negeri Malang tahun ini diikuti lebih dari 90 tim SMA-SMK se Jawa Bali. Antusias programmer  muda kali ini jauh lebih tinggi dari tahun sebelumnya, terbukti selain dari jumlah peserta yang lebih banyak, peserta juga berasal dari berbagai daerah yang sebelumnya belum berkontribusi dalam ajang ini.

Panitia JB-ITC 2014

Terdapat dua cabang lomba pada JB-ITC yang diselenggarakan mulai tanggal 22 September 2014 ini. Cabang lomba pertama adalah Blog Competition yang menyisakan 5 tim pada babak finalnya. Cabang kedua yaitu Quiz & Algorithm yang memberi kesempatan kepada 16 tim yang lolos babak seleksi online untuk mengikuti tahap selanjutnya. Untuk babak yang dihadiri 21 tim dari SMA-SMK se Jawa-Bali yang lolos seleksi online dilaksanakan pada tanggal 16 Oktober 2014 bertempat di Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang.

Programmer muda yang berhak untuk hadir secara langsung di Universitas Negeri Malang dan naik ke panggung Graha Cakrawala baik untuk menunjukkan karya Blognya maupun untuk adu Cerdas Cermat melawan programmer lain, antara lain berasal dari Malang, Kertosono, Sidoarjo, Kediri, Kepanjen, Pasuruan, Jember, dan Semarang. Tidak tanggung-tanggung, bahkan terdapat SMK yang mengirimkan 16 tim untuk berkompetisi dalam ajang bergengsi ini, yaitu SMK PGRI 3 Malang. Walaupun tahun ini belum mendapat gelar juara, namun antusias yang tinggi dari SMK PGRI 3 Malang berhasil membawa lebih dari 5 tim untuk maju ke babak semifinal dan final. 

Ratusan tangan bertepuk meriah ketika semangat dari SMKN 8 Semarang berhasil membuat semua timnya yang naik ke panggung Cakrawala UM merebut gelar Juara di kedua cabang lomba. Bahkan pada cabang lomba Blog Competition, SMKN 8 Semarang meraih Juara Umum. Sedangkan pada cabang Quiz & Algorithm 2 timnya berhasil meraih Juara II dan Juara III sekaligus. Selamat untuk SMKN 8 Semarang dan teruslah berkarya untuk tahun depan.

Juara II Lomba Blog diraih oleh SMAN 1 Kertosono, dan diikuti Blog Favorit yang diraih oleh SMAN 3 Malang. Walaupun hanya beranggotakan 2 orang dalam timnya, dua tim yang masing- masing dari Kertosono dan Kota Malang ini tidak mau meyerah dan kalah begitu saja. Walaupun mereka berasal dari SMA, tetapi mereka berani bersaing dengan SMK se Jawa Bali. Alhasil, Juara II dan Juara Favorit pun berhasil mereka rebut.

Juara Umum dari cabang Quiz & Algorithm diraih oleh SMAN 1 Jember. Sama halnya dengan juara II dan juara favorit lomba Blog, tim yang kompak dari SMAN 1 Jember tidak mau kalah dari tim lain terutama yang berasal dari SMK. RUU, nama tim mereka yang merupakan singkatan dari nama anggota kelompok, berhasil menyabet Juara umum dengan perolehan nilai yang sangat memuaskan. Menurut Hero Akbar salah satu anggota tim RUU, JBITC memiliki sistem kompetisi yang sangat bagus, mulai dari penyisihan hingga final.

Java Bali IT Competition merupakan ajang bergengsi di bidang Teknologi Informasi untuk adik- adik SMA dan SMK sederajat. Menurut Deny Setiono selaku ketua pelaksana JBITC 2014, ajang ini sangat dianjurkan untuk dilaksanakan rutin setiap tahunnya oleh HME Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Dengan dukungan dari beberapa partner seperti Amsterdam, English First, RRI, Info Singaraja Bali, dan masih banyak lagi, lomba ini akan sangat membantu siswa SMA/K untuk mengukur kemampuannya di bidang IT dan terus mengembangkan kreativitasnya. Ditunggu untuk tahun 2015 sekolah- sekolah yang belum berkesempatan hadir di panggung Cakrawala untuk bersaing dengan programmer muda berikutnya.

Jumat, 09 Mei 2014

Kontes Robot Indonesia Regional IV 2014


KRI atau Kontes Robot Indonesia adalah sebuah kontes robotika antar perguruan tinggi di Indonesia. Dimana pemenang dari KRI akan mewakili Indonesia dalam ABU ( Asia-Pacific Broadcasting Union) Robocon yang diadakan setiap tahun dengan lokasi berpindah-pindah dalam negara anggota ABU. Sejak KRI pada tahun 2008 diberlakukan sistem regional. Regional I meliputi Tim dari kawasan Sumatera, Batam dan Bangka; Regional II meliputi Tim dari kawasan Jakarta dan Jawa Barat; Regional III meliputi Tim dari kawasan Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Kalimantan; Regional IV meliputi Tim dari kawasan Jawa Timur, Sulawesi, NTT dan Indonesia Timur. Untuk Regional IV pada tahun 2014 ini Universitas negeri Malang (UM) menjadi tuan rumah untuk KRI 2014 Regional IV yang dijadwalkan pada tanggal 01-03 Mei 2014. Ya kemarin kegiatan KRI 2014 Regional IV telah berlangsung sukses di gedung kebanggaan UM, yaitu Graha Cakrawala UM selama 3 hari. 

Kontes Robot yang mendapatkan dukungan penuh dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) ini, kemarin telah diikuti sebanyak 79 tim robot dari 29 perguruan tinggi di Jawa Timur dari Regional IV yang telah lolos seleksi proposal yang dikirim kepada DIKTI sebelumnya yang telah bersaing secara sportif memperebutkan tiket menuju ke tingkat Nasional. KRI sendiri terdiri dari empat kategori lomba, antara lain Kontes Robot ABU Indonesia (KRAI), KRPAI (Kontes Robot Pemadam Api Indonesia), KRSBI (Kontes Robot Sepak Bola Indonesia), dan KRSI (Kontes Robot Seni Indonesia). Pada kontes tahun ini ada 10 juri yang akan mengevaluasi robot-robot yang akan diadu di gedung Graha Cakrawala ini.

Untuk kategori KRAI tema tahun 2014 adalah "Taman Bermain Anak Indonesia". Tema ini selaras dengan tema yang telah ditentukan oleh ABU Robocon 2014 yaitu "A Salute to Parenthood". Dari Regional IV 2014 untuk kategori KRAI berjumlah sebanyak 11 tim. Pada kategori ini dimenangkan oleh RI-NE dari Institut Teknologi Sepuluh November yang telah berhasil mengalahkan lawan-lawannya. Pada babak final RI-NE tampil mempesona dengan mencapai Shabaash (poin tertinggi, red) dalam waktu 1 menit 51 detik yang pada saat itu berhadapan dengan ZHAFARUL Z14 - Universitas Muhammadiyah Malang. Catatan waktu tersebut merupakan waktu tercepat dengan mencapai Shabaash di KRAI Regional IV.

Untuk kategori KRPAI, tema tahun 2014 adalah "Robot Cerdas Pemadam Api". Tema ini mengacu pada Trinity College-Hartford-Connecticut-USA. Untuk kategori KRPAI terdapat dua divisi, yakni: Divisi Robot Pemadam Api Beroda dan Divisi Robot Pemadam Api Berkaki. Perbedaan keduanya adalah alat gerak dari robot. Jika Robot Pemadam Api Beroda menggunakan roda sebagai alat geraknya, Sedangkan Robot Pemadam Api berkaki menggunakan kaki sebagai alat geraknya. Robot yang berhasil menemukan dan memadamkan api tercepat dinyatakan sebagai pemenang. Divisi Robot Pemadam Api Beroda terdiri dari 26 tim dan Divisi Robot Pemadam Api Berkaki terdiri dari 20 tim yang saling bersaing. 

Kategori Kontes Robot Seni Tari Indonesia (KRSI) tahun ini mengambil  tema "Robot Penari Legong Keraton". Robot diharuskan mengikuti irama musik yang ada dengan gerakan yang seirama dengan musik. Untuk kategori ini terdiri dari 16 tim dan masing-masing tim memiliki sepasang robot yang menari bersama-sama. Penampilan robot dari masing-masing tim sangat tampil menawan, setiap iringan lagu yang dimainkan mereka menari dengan tangan yang melambai-lambai. Tetapi sedikit terganggu ketika sorak sorai penonton menghalangi instrument lagu penari. Penampilan apik dari sepasang robot terkadang terganggu dengan posisi kaki mereka yang tidak tahan lama untuk berdiri. Sering jatuh, itulah kendala dari KRSI ini, begitu pula yang dialami oleh robot tuan rumah UM. Aerora dan Aerori tampak sering jatuh bangun pada saat penampilan. 

Kategori Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI) 2014 mengambil  tema "Liga Sepak Bola Robot Humanoid". Tema ini mengacu pada International RoboCup 2013 RoboSoccer Humanoid League. Untuk kategori ini terdiri dari 6 tim. Untuk KRSBI pada babak final berjalan seru karena tim ICHIRO dari ITS melawan tim EROS dari PENS. Pertandingan berjalan sangat sengit ditambah lagi meriah dan menggemanya Graha Cakrawala akibat ulah dari supporter PENS dan ITS yang ramai dari pagi sampai malam kegiatan KRI ini berlangsung. Pertandingan dimenangkan oleh tim EROS karena tim ICHIRO tidak bisa berbuat banyak setelah ditekuk dengan skor 3-0 pada partai final. Hasil tersebut sama dengan pencapaian tahun lalu yakni menjadi runner-up pada babak regional. Meski demikian, ICHIRO masih patut berbangga karena memperoleh penghargaan sebagai tim dengan strategi terbaik.

Panitia Pelaksana telah mengumumkan 30 pemenang dari 79 tim yang terdaftar dalam kontes tahunan ini. Akhirnya pengumuman pemenang KRI Regional IV 2014 dibacakan oleh Ketua Dewan Juri di akhir acara. Pemenangnya kebanyakan diisi oleh perguruan-perguruan tinggi yang sudah menjadi langganan setiap tahunnya, seperti ITS, PENS, atau UB. Meskipun demikian, diantara para pemenang juga ada nama baru seperti UNESA , UT Madura , Universitas Hang Tuah Surabaya  dan UMM.

Seluruh pemenang yang telah diumumkan berhak untuk selanjutnya diikutsertakan dalam Kontes Robot Indonesia Tingkat Nasional KRI-2014 yang berlangsung di kota Yogyakarta tepatnya di Universitas Negeri Yogyakarta pada tanggal 18-22 Juni 2014 mendatang. Mereka akan bertanding dengan delegasi perguruan tinggi yang terjaring melalui kontes serupa dari ketiga regional lainnya. Pemenang kontes robot di tingkat nasional selanjutnya akan dikirim ke tingkat internasional, seperti kontes robot tingkat Internasional ABU Robocon 2014 yang berlangsung di Pune - India, 24 Agustus tahun 2014.

Alhamdulillah, Ketua Dewan Juri KRI Regional IV 2014 dan seluruh peserta senang atas terselenggaranya kegiatan yang di pimpin oleh Bapak Dr Hakkun Elmunsyah, M.T selaku Ketua Pelaksana. Mereka merasa acara ini telah berlangsung sukses terselenggara di UM selama tiga hari. Ucapan terimakasih tak henti-henti terngiang di akhir penutupan acara kepada seluruh panitia pelaksana yang selama kurang lebih 3 bulan telah menyiapkan kegiatan ini dan merelakan waktu dan tenaganya agar KRI Regional IV 2014 dapat terlaksana dengan baik dan sukses. Semua terasa telah terbayarkan dengan kesuksesan acara pada 1-3 Mei 2014 kemarin. Meskipun tim robotic UM hanya menyabet satu penghargaan sebagai Desain Terbaik di kategori KRPAI beroda tetapi setidaknya UM bisa menjadi tuan rumah yang baik dan mensukseskan acara ini. Semoga tim robotik UM tetap semangat dan berusaha sekuat tenaga untuk tetap mengharumkan nama The Learning University ini di kancah Kontes Robot berikutnya.


DAFTAR PEMENANG KRI REGIONAL IV 2014
Kategori KRAI
Juara I : RINE - Institut Teknologi Sepuluh November
Juara II : ZHAFARUL Z14 - Universitas Muhammadiyah Malang
Juara III : LYSANDER - Universitas Brawijaya
Harapan : EL-TRON - Politeknik Elektronika Negeri Surabaya
Desain Terbaik  : RINE - Institut Teknologi Sepuluh November
Strategi Terbaik : LYSANDER - Universitas Brawijaya

Kategori KRPAI Beroda
Juara I: J_LAND V.2 - Universitas Bhayangkara Surabaya
Juara II : Effiro - Politeknik Elektronika Negeri Surabaya
Juara III : DEWO 2.2 - Universitas Negeri Surabaya
Harapan : AL-JAZARI - Institut Teknologi Sepuluh November
Desain Terbaik : Afuza - Universitas Brawijaya
Inovasi Terbaik : AL-FACHFACAH - Politeknik Negeri Malang

Kategori KRPAI Berkaki
Juara I : DOME - Universitas Muhammadiyah Malang
Juara II : MARLENA - Universitas Trunojoyo
Juara III : Eilero - Politeknik Elektronika Negeri Surabaya
Harapan : UCS-1 - Institut Teknologi Sepuluh November
Desain Terbaik : HEXA-RI II - Universitas Negeri Malang
Inovasi Terbaik : DOME - Universitas Muhammadiyah Malang

Kategori KRSBI
Juara I : EROS - Politeknik Elektronika Negeri Surabaya
Juara II: Ichiro - Institut Teknologi Sepuluh November
Juara III : Oceanoid - Universitas Hang Tuah Surabaya
Harapan : EnBIOS - Universitas Brawijaya
Desain Terbaik : EROS - Politeknik Elektronika Negeri Surabaya
Startegi Terbaik : Ichiro - Institut Teknologi Sepuluh November

Kategori KRSI
Juara I : ZAFRAHZAHIRAH - Universitas Brawijaya
Juara II : DEWO 4.2 - Universitas Negeri Surabaya
Juara III : V-IU - Institut Teknologi Sepuluh November
Harapan : Erisa - Politeknik Elektronika Negeri Surabaya
Artistik Terbaik : ZAFRAHZAHIRAH - Universitas Brawijaya

Rabu, 16 April 2014

Contoh Pemrograman Java Menggunakan String

Membuat program obyek string dari array char.


Program yang bisa membaca masukkan angka dan string dari keyboard.


Penggunaan toUpperCase dan toLowerCase.


Jumat, 28 Maret 2014

Bakti Sosial HME FT UM di SDN Pandansari 2 Ngantang


Duka menyelimuti tanah Jawa Timur. Gunung Kelud mengeluarkan amarahnya pada Kamis malam, pukul 22.50 WIB. Kita tahu bahwa dampak erupsi kelud sudah menyebar ke banyak daerah, khususnya daerah Kab. Malang yaitu Ngantang. Banyak rumah dan sekolah yang ambruk akibat abu vulkanik gunung kelud.

Karena itulah HME tergerak hatinya untuk menjadi jembatan d dana dalam penggalangan dana dari teman-teman mahasiswa Teknik Elektro FT UM. Seminggu setelah meletusnya Gunung Kelud HME mulai menggalang dana, dan Alhamdulillah dana terkumpul sebanyak  Rp. 1.800.000,- untuk disumbangkan kepada korban bencana yang notabene UM sebagai Learning University tidak sekedar memberikan bantuan secara materi tapi juga moril. 
Kegiatan bakti sosial untuk warga korban kelud yang pada awalnya berkoalisi dengan pihak luar ternyata tidak bisa terlaksana seperti yang diharapkan. Namun,  setelah didiskusikan akhirnya baksos hanya dilakukan oleh penguruss HME 2014 saja, dikarenakan oleh beberapa faktor. Perwakilan dari HME telah mengadakan survey ke Desa Ngantang sebanyak dua kali dan disana mereka mendapati keadaan yang sangat parah. Dari hasil survey tersebut  diputuskanlah bahwa baksos akan dilakukan di SDN Pandansari 2.

Baksos untuk korban erupsi Kelud ini dilaksanakan hari Sabtu 23 Maret 2014, pengurus HME telah berkumpul di secretariat  pada pukul 07.30 WIB. Tapi karena personel yang telah terdaftar untuk baksos masih belum lengkap jadi harus menunggu sambil menyiapkan barang bawaan untuk disumbangkan ke SDN Pandansari 2. Karena tujuan ke SD tersebut adalah untuk bersih-bersih dan memberikan sedikit hiburan kepada murid-murid disana  jadi kita membeli peralatan kebersihan seperti sapu, kemucing, lap, sekrop, dan pembersih kaca sejumlah yang diperlukan untuk disana. Jam menunjukkan pukul 08.00, meskipun anggota yang ikut serta dalam baksos kali ini hanya berjumlah 12 orang tapi tidak menyurutkan semangat kami untuk membantu  korban erupsi Kelud di SDN Pandansari 2.

Dalam kegiatan baksos ini juga dilaksanakan pemberian motivasi / semangat untuk adik-adik yang masih duduk di Sekolah Dasar tersebut. Bersih-bersih kelas bersama adik – adik ini  sungguh merupakan kesempatan yang menjadi kenangan tak terlupakan. Antusiasme mereka menyambut kami dan ikut serta dalam kegiatan bersih-bersih ini mengingatkan kami bahwa tidak selamanya kita harus terpuruk berlarut-larut ketika menghadapi suatu permasalahan yang ada, tetapi kita harus tetap semangat menjalani hidup yang tak selamanya indah ini.



Setelah puas bermain bersama dan bercanda tawa dengan adik – adik di SDN Pandansari 2. kegiatan selanjutnya adalah sambutan dari Kepala Sekolah dan beberapa guru yang bercerita tentang kondisi Desa Ngantang ketika Kelud mengeluarkan abu vulkanik. Tiba di akhir perbincangan, kami memberikan beberapa buah buku yang sekiranya bisa bermanfaat bagi pendidikan di sekolah tersebut. Meskipun tidak banyak yang dapat diberikan, namun  dengan keikhlasan teman-teman Elektro bisa membantu adik-adik dalam melanjutkan pendidikan untuk meraih cita – cita mereka sebagai generasi penerus bangsa yang patut dibanggakan.


Acara baksos untuk korban erupsi Kelud ini diakhiri dengan  berpamitan kepada guru-guru di SDN Pandansari 2. Semoga apa yang telah teman – teman Elektro berikan meskipun tidak banyak dapat bermanfaat bagi mereka yang berada di SDN Pandansari 02 Dusun Sambirejo Kecamatan Ngantang. 
Elektro Unity Selangkah untuk Bersatu ! 

HME FT UM 2014

Jumat, 14 Maret 2014

Lokakarya Himpunan Mahasiswa Jurusan Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang 2014


Pada akhir bulan Januari 2014 ini terlihat sekali semangat yang tinggi dengan diadakannya  open recruitmen pengurus HME (Himpunan Mahasiswa Elektro) FT UM 2014. Setelah terpilih kepengurusan yang baru diadakan serangkaian kegiatan yang dimulai dengan diklat indoor dan outdoor, kemudian dilanjutkan pada penyampaian rencana program kerja atau yang biasa disebut dengan Lokakarya. Acara yang bertemakan ”Elektro Unity selangkah untutk bersatu” ini  berhasil terselenggara pada  hari Sabtu 08 Maret dan Minggu 09 Maret 2014  di Aula Gedung H5 Lt. 4. Lokakarya tahun ini diselenggarakan bersamaan antara HME dan WSE (Work Shop Elektro)  karena kita adalah satu keluarga yang selalu melangkah bersama.

Di hari pertama acara lokakarya, yang dimulai pukul 07.00 WIB terlihat sekali antusiasme dari para peserta dan juga panitia. Acara yang dibuka dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya ini berlangsung dengan hikmat. Kemudian, para pengurus HME 2013 menyampaikan Laporan Pertanggung Jawaban mereka selama satu tahun periode kepengurusan. Laporan pertanggungjawaban ini disampaikan agar pengurus berikutnya bisa mengikuti jejak keberhasilan mereka dalam berorganisasi di himpunan maupun workshop dan bisa dijadikan sebagai referensi untuk memperbaiki kekurangan mereka. 

Banyaknya proker-proker yang telah terlaksana memicu semangat kepengurusan HME 2014 untuk lebih baik lagi dalam berorganisasi. Laporan PertanggungJawaban dari para demisioner ini dibacakan oleh para Kabid masing-masing bidang dan dilanjutkan oleh Pengurus Harian. Hari pertama ditutup dengan serah terima jabatan oleh pengurus HME 2013 kepada kepada pengurus HME 2014. Setelah serah terima jabatan ini dilanjutkan dengan acara potong tumpeng dan makan bersama.

Dilanjutkan dengan hari kedua, sama seperti lokakarya hari pertama acara dimulai pada pukul 07.00 WIB. Agenda untuk hari kedua adalah pembacaan proker-proker yang diusung masing-masing bidang untuk satu tahun periode kepengurusan. Pembacaan proker pertama disampaikan oleh Pengurus Harian HME 2014. Terdapaat beberapa motivasi dari mas Angga selaku Kahim, bahwa kita harus membawa visi dan misi HME bersama-sama dengan proker-proker yang kita usung bersama-sama pula, dan pemimpin tidak hanya menyuruh-nyuruh kita, tapi ikut serta dalam semua kegiatan bersama dengan anggota-anggotanya. 

Pembacaan proker selanjutnya adalah dari bidang Penalaran dan Keilmuan, Bidang ini telah mengajukan 14 proker. Kemudian, dilanjutkan pembacaan proker dari bidang PSDM yang mengajukan 10 proker dan acara Lokakarya ini merupakan salah satu proker dari bidang ini. Dilanjutkan oleh bidang INFOKOM yang mengajukan 6 proker. Dan pembacaan proker terakhir oleh bidang Bakat dan Minat , bidang ini mengajukan 9 proker.

Tujuan dari acara Lokakarya HME periode 2014 ini adalah untuk menyusun program kerja Himpunan Mahasiswa Elektro (HME) dan Work Shop Elektro (WSE) yang nantinya dapat terealisasi dengan lancar dan tepat sasaran, membahas mekanisme pelaksanaan program kerja dengan memperhatikan aspek demokrasi, mewujudkan program kerja yang lebih berkualitas, terarah, dan terencana secara matang, mengevaluasi program kerja serta pertanggung jawaban pada kepengurusan tahun 2013.

Alhamdulillah Lokakarya ini telah berhasil diselenggarakan. Semoga proker-proker yang telah disampaikan dalam Lokakarya ini dapat terselenggara dan menjadikan Elektro lebih jaya dan sukses. Aaamiin …

Elektro Unity Selangkah untuk Bersatu !!!!! 

HME FT UM 2014

Jumat, 28 Februari 2014

“Elektro-Unity” Menjadi Jargon Kepengurusan Himpunan Mahasiswa Elektro FT UM Sepanjang Masa

Oleh :
Mukh. Angga Gumilang*

Menurut Surat Keputusan Rektor UM No. 13/KEP/UN.32/KM/2012 tentang Pedoman Organisasi Kemahasiswaan di Universitas Negeri Malang. HME atau Himpunan Mahasiswa Elektro merupakan lembaga eksekutif mahasiswa di tingkat jurusan dan dibawah naungan dari Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Hal ini tentu menyatakan kejelasan posisi dari organisasi kemahasiswaan yang ada di lingkungan kampus. Namun, terdapat beberapa masalah mengenai keputusan rektor tersebut, beberapa organisasi seperti Workshop Elektro yang merupakan ex-Lembaga Semi Otonom (LSO) dan Tim Robotik yang merupakan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang dibina di tingkat jurusan menjadi “terpaksa dilebur” dibawah struktur organisasi dari HMJ di Teknik Elektro.

Sehingga, dalam proses penggabungan 3 organisasi berbeda ini tidak semudah membalikan telapak tangan. Kenapa? Ketiga organisasi tersebut memiliki struktur organisasi, ranah kerja, dan budaya organisasi yang berbeda pula. Dalam sejarah pada tahun 2010 Teknik Elektro UM merupakan “tahun kelam” dimana ketiga organisasi tersebut masih mempertahankan idealisme masing-masing. Sehingga dalam setiap kegiatan yang diadakan oleh masing-masing selalu ada konflik baik secara horizontal (antar organisasi) maupun vertikal (pihak dosen dan pejabat fakultas).

Tentunya hal ini sangat merugikan, karena keberlangsungan suatu organisasi akan terganggu dengan adanya banyak konflik dan minimnya rasa persaudaraan yang sebenarnya masih dibilang 1 keluarga mahasiswa Teknik Elektro. Untuk itu perlu digagas sebuah jargon yang dapat membawa perubahan dan mengakhiri konflik tersebut. Seperti layaknya sebuah organisasi pasti memiliki jargon yang memberi “nyawa” di setiap kepengurusan. Pada tahun 2014 maka dibuatlah satu Visi “Elektro : Unity!” yang berarti bersatu. Jargon ini berawal dari sebuah pepatah “Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh” dan bercermin dari rekan kita mahasiswa Jurusan Teknik Mesin dengan jargon mereka “Mesin : Solid”. So, jikalau mereka bisa kuat dengan solidaritas mereka. Maka kita mahasiswa elektro harus lebih kuat dengan persatuan yang kita bangun!


Keluarga Besar HME 2014 dalam Lokakarya “Selangkah Untuk Bersatu”

Visi Elektro-Unity ini sangat dibilang revolusioner, dimana diikuti dengan banyak langkah-langkah kongkrit dimulai dengan dialog dengan para pengurus demisioner antar ketiga organisasi mengenai “re-strukturisasi organisasi” , bersepakat menjalankan kegiatan yang informal yang berguna memupuk rasa kekeluargaan untuk tiap kepengurusan, maupun transparansi status dan pembagian pendanaan pada satu tahun kepengurusan yang akhirnya mengakhiri “perang dingin” yang berlangsung.

Wajah Seluruh Pengurus HME 2014

Langkah ini berhasil dengan indikator beberapa kegiatan yaitu : Lokakarya, Diklat, Upgrading, Java-Bali IT Competition, Line Tracer Design and Contest pada tahun 2014 yang dapat terlaksana dengan baik dan baru pertama kali diselenggarakan oleh seluruh elemen organisasi. Bahkan prestasi yang memuaskan dapat dilihat dari penyelenggaraan Kontes Robot Indonesia regional IV di Universitas Negeri Malang pada bulan Mei. Terlihat ketiga warna organisasi yang berbeda tersebut dapat bersatu saling bahu-membahu baik di sisi event-organizer, tim teknis pertandingan, maupun tim yang akan bertanding menuju 1 tujuan demi suksesnya event yang bergengsi antar kampus tersebut dan mengharumkan nama almamater kita tercinta, Universitas Negeri Malang.

Wajah panitia JB-ITC 2014 yang terdiri dari berbagai elemen Organisasi

Tentunya kita semua berharap, jargon ini tidak hanya berhenti pada tahun kepengurusan 2014, karena mutlak kita semua adalah masih 1 keluarga, serta mempunyai tujuan yang sama untuk memajukan jurusan teknik elektro jadi kenapa sulit untuk kita berada dalam 1 organisasi dan jargon yang sama?.


Untuk kepengurusan HME selanjutnya, diharapkan ada follow-up untuk melestarikan jargon tersebut dengan :
  1. Menyempurnakan bentuk bidang dalam struktur organisasi yang sesuai dengan 5 pilar kemahasiswaan UM yaitu : Keorganisasian dan kepemimpinan, Penalaran dan Keilmuan, Bakat dan Minat, Pengabdian kepada Masyarakat, Kesejahteraan. Dimana setiap divisi dari 3 organisasi dapat dinaungi oleh 5 bidang tersebut di dalam HME.
  2. Menggagas jargon “Elektro-Unity” tidak hanya di intern tapi melainkan ekstern organisasi melalui Forum Komunikasi Himpunan Mahasiswa Elektro Indonesia (FKHMEi) agar setiap HME yang lain dapat mempunyai Visi, Warna, dan Semangat yang sama demi persatuan organisasi yang sejenis.
  3. Terdapat lomba desain logo “Elektro-Unity” yang diikuti oleh mahasiswa elektro yang berguna mengasah kreativitas dan hasilnya akan menjadi logo tambahan di setiap pakaian dinas lapangan yang dikenakan mahasiswa seperti Katelpak, Baju Kerja, maupun Jaket Tim Robot sebagai bukti bahwa kita “bersatu”.
  4. Melestarikan kegiatan informal yang berfungsi memumpuk persatuan dan persaudaraan antar intern organiasasi seperti Tahlilan, Rekreasi, dan Rujakan bareng.
HME - Bidang Infokom

So, apa gunanya kita bercerai, lebih baik kita bersatu saling menutupi kekurangan satu sama lain. “Together We Can Accomplish Our Mission”. Let’s say “Elektro….. Unity! Elektro… Unity! Elektro… Unity! ”. 1 Tujuan, 1 Keluarga, dan 1 Organisasi untuk Elektro UM.


*Penulis adalah mahasiswa program studi S1 Pendidikan Teknik Informatika 2012 Seorang mahasiswa biasa yang diamanahi menjadi Ketua Himpunan Mahasiswa Elektro pada tahun 2014